Inilah Rahasia Angkringan


Hai sobat semuanya kalian semua pasti tau dong apa yang namanya angkringan,terutama bagi anak asli jogja atau yang sudah menetap di jogja beberapa tahun,atau yang sedang kuliah di jogja? kesan pertama apa sob? tongkrongan makan pada saat akhir bulan pada saat dompet mulai menipis atau senang dengan menu angkringan nasi-teri, nasi-oseng, nasi-ikan? apa yang sobat ketahui tentang angkringan tersebut? tapi tunggu dulu sob...saya tidak akan membahas apa itu angkringannya sob,tapi yang saya bahas adalah manajemen menarik pelanggannya.Ternyata kalo kita tau lebih jauh keren juga loh strategi mereka para pedagangnya.Sering kita tidak sadar dengan strategi mereka semua.Sehingga terkadang kita semua merasa tidak terjadi apa-apa..

kalo kita telisik lebih jauh,angkringan tersebut memiliki trik khusus untuk menarik pelanggannya,banyak hal yang mereka lakukan diantaranya membuat sambel yang extra pedas sehingga pada saat itulah kita sudah terjebak perangkap para pedagang angkringan.hehe kita semuanya mengambil semua makanan yang ada di gerobak tersebut demi menangkal rasa pedas yang dialami ,belum lagi orang yang memang tidak tahan dengan pedas.Bisa kita byangkan berapa gelas minumnya atau berapa banyak makanan untuk menjadi penawarnya hahah .Coba kita perhatikan sejenak,pada saat kita makan disebuah angkringan terkadang kita tidak sadar tau tau makan kita sudah banyak banget yang pada dasarnya angkringan dan tempat makan lainnya semuanya sama.Tapi angkringan hadir dengan porsi nasi yang sedikit dan harganya terjangkau.

Berawal dari sebuah sambel ternyata memiliki jurus jitu untuk menaklukan pelanggan.Apalagi bagi kaum muda yang memang sebagian besar suka dengan yang namanya sambel termasuk saya sendiri juga suka hehe...rasanya sambel tersebut menjadi daya terik tersendiri untuk bisa menarik para pelanggannya terutama yang minim fulus,atau dompetnya tipis tapi pengen makan favoritnya.

Pernah saya alami ketika pengen makan disebuah angkringan pada awalnya saya pengen makan nasi 2 bungkus,tapi tenyata eh ternyata perut tersebut masih berontak karena masih terdapat ruang-ruang kosong di lambung,ya jadinya mau tidak mau saya tambah lagi dah.haha bukan berarti maruk sob..hehe karena mungkin secara tidak sadar kita telah masuk dengan strategi manajemen mereka termasuk saya sendiri.Pada saat kita mengalami kepedesan rasanya kita bukan menjadi diri kita rasanya alam bawah sadar kita yang telah membawa kita untuk nambah dan nambah.Berawal dari mengambil gorengan,sate,kemudian yang lainnya...hehe

Tapi tetap saja kita patut apresiasi dan berterima kasih kepada mereka ,karena berkat mereka setidaknya perut-perut para mahasiswa menjadi sedikit lebih baik ketimbang belum makan sama sekali.Dan meskipun hanya memiliki anggaran yang sangat minim tapi kita tetep bisa makan enak..iya gak sob...bener kan,jadi kita patut acungkan jempol pada para pedagang angkringan...

1 comment: