Apa itu Politik?


Definisi poltik yakni bermacam-macam dan sangat variatif,ada yang berpandangan bahwa politik bersifat positif ada juga yang memandang politik bersifat negative.Politik sering didefinisikan sebagai penggunaan kekuasaan atau wewenang,atau suatu proses pembuatan keputusan secara kolektif atau suatu alokasi sumberdaya yang langka (the allocation of scarce resources), atau ada juga yang menyebutkan bahwa politik sebagai arena pertarungan kepentingan yang penuh muslihat (Heywood,2004:52). 

Terdapat lima unsur yang selalu ada dalam definisi tentang politik pertama adanya kegiatan manusia,kedua berhubungan dengan orang lain (social activity),ketiga muncul karena perbedaan (pendapat,keinginan,kebutuhan dan kepentingan),keempat adanya konflik (ungkapan pendapat yang berbeda,kompetisi berbagai tujuan ,benturan kepentingan yang tidak dapat dipadukan),kelima keputusan (sebuah keputusan kolektif yang mengikat sekelompok orang. 

Politik ada karena sifat alami manusia diantaranya nature vs nurture,manusia memiliki sifat bawaan sejak lahir(nature),tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman sosial (nurture).Kemudian Intellect vs Instinct,manusia punya akal dan rasional ,tetapi juga punya naluri dan menggunakan rasa dalam bertindak.Kemudian manusia juga memiliki sifat Competition vs Cooperation,manusia bisa bersaing untuk meraih kepentingannya ,tetapi juga manusia bisa bekerjasama dengan insentif tertentu.Dalam hal tersebut sering kita mendengar partai berkoalisi dengan partai yang memenangkan pemilu,Karena dalam hal ini manusia dituntut untuk bisa bekerjasama dengan partai lain demi menuju kepentingannya. 

Hubungannya politik dengan masyarakat adalah bahwa politik memiliki ciri bersifat kolektivitas,tujuan politik dapat tercapai bila menekankan pada kemampuan manusia untuk melakukan collective actions ketimbang mengutamakan personal self-interest.Kemudian politik juga memerlukan sebuah teori kemasyarakatan berupa pemahaman tentang teori-teori sosial diantaranya teori “invisible hands” Adam Smith ,teori “least government” Thomas Jefferson,teori konflik oleh Karl Marx ,dsb. 

Kelompok sosial (Social Cleavages) dan persoalan identitas,Bahwa politik harus bicara tentang keterikatan sosial tertentu (berdasarkan ras,agama,budaya,dsb) misalnya teori kelas Mark “black power” dari Marthin Luther King,”clash of civilization”dari Samuel Huntington ,dsb
Comments
0 Comments

0 komentar: