Memahami hidup


Tepat pada tanggal 8 April bertempat disebuah aula hotel yang berada dikawasan UGM yakni University Club aku mengikuti sebuah seminar yang dibawakan oleh presenter kondang yang telah lama melintang meniti hidup berawal dari nol dan kemudian sekarang menjadi orang yang sangat luar biasa besarnya.Seseorang tersebut sangat menginspirasi banyak orang hingga kini mencapai puncak karirnya prinsip yang beliau anut seakan tak pernah pudar walau sudah mendapatkan nikmat yang banyak dengan kesuksesan karir yang kini sedang mengahampirinya. 

Sebut saja seorang mas tukul atau biasa kita akrab dengan nama tukul Arwana, presenter kondang Bukan Empat Mata yang kini menjadi Host dalam acar yang diadakan oleh Pertamina menunjukan keunggulan dari pertamax bernama “MOTIVAMOR”. Setidaknya ada 3 kampus yang pilih oleh Pertamina untuk diadakan acara tersbut yakni ada Universitas Padjajaran,Universitas Gadjah Mada dan terakhir Kampus Univeritas Airlangga. Dan pada kesempatan kali ini pada kesempatan yang luar biasa beliau datang ke UGM guna memberikan motivasi hidup yang dilakukan beliau lakuakan hingga akhirnya meraih kesuksesan yang luar biasa. Dari orang yang gak punya apa-apa menjadi orang yang sangat berguna bagi banyak orang. Dari orang yang dipandang sebelah mata oleh sebagian orang menjadi orang yang diharapkan kedatangnnya.Dan itulah yang tergambar dari sosok Tukul Arwana.Sosoknya dapat dikenal oleh kalangan banyak orang berkat karirnya yang melejit. 

Mas Tukul yang mampu membuat orang tersenyum atau mampu menghilangkan kepenatan para mahasiswa walaupun sedang dilanda dengan masa-masa ujian tengah semester dilingkungan kampus UGM ini. Berkat kepolosan serta kejujuran yang beliau anut karirnya melesat dan melejit hingga saat ini. Pada kesempatan tersebut mas tukul memberikan pengalaman hidup yang sangat memprihatinkan kepada para mahasiswa guna menumbuhkan kesadaran kepada para mahasiswa bagaimana memahami hidup,melakukan proses untuk bisa berkembang dan melejit, dan tidak melihat keatas ketika keberhasilan itu datang. 

Keberhasilan bagaikan sebuah wahyu ,jika kita lupa akan nikmat yang telah diberikan oleh-Nya maka ia akan pergi “ ungkap mas tukul .Ya memang benar apa yang dikatakan oleh mas tukul di puncak keberhasilannya beliau tidak pernah lupa akan masa lalunya yang berasal dari orang yang tidak punya apa-apa,tidak pernah melupakan sahabat lama bahkan memberikannya tempat tinggal yang layak terhadap beberapa orang temannya di perumahan pondok indah, selalu memberikan rejeki yang diperoleh kepada orang –orang yang membutuhkan uluran tangan. Di puncak kesuksesannya beliau tidak pernah meninggalkan agamanya baginya agama adalah sebuah nasihat yang luar biasa jika mengalami kejenuhan yang mendalam. 

Disela sela seminar terbuka sebuah forum pertanyaan bagi para peserta seminar untuk bisa bertanya langsung apa kunci yang diterapkan oleh mas tukul guna meraih kesuksesannya kini.Tidak sungkan-sungkan mas tukul yang kini berada dalam puncak karirnya memberikan rejekinya kepada para mahasiswa yang bertanya kepadanya. Ada yang diberikan Uang sebesar 50.000, 100.000 ,dan paling besar 150.000 tergantung dari pertanyaan yang diajukan. Semakin berkualitas pertanyaanya maka tidak menutup kemungkinan diberikan uang lebih besar dari yang lainnya. Bagi mas tukul memang uang itu tidak seberapa akan tetapi bagi mahasiswa uang itu amatlah penting demi keberlangsungan hidup bagi anak perantauan. Dan yang terpenting kata mas tukul melihat orang lain bahagia adalah sebuah kepuasaan tersendiri bagi dirinya karena telah bermanfaat bagi orang lain. Dan itulah sabaik-baik mahluk yang berguna bagi sesamanya. 

Sebagian orang yang berada dalam puncak kesuksesanya menajadi lupa akan masa lalunya dulu yang pahit dan menyedihkan. Sehingga ketika dihadapkan dengan kesuksesaan yang luar biasa menjadi sombong dan tidak peduli dengan kehidupan masa lalunya. Mas tukul sangat menginsipirasi banyak orang dari peserta seminar pada hari itu. Prinsip yang dianut mas tukul akan kerja keras, pantang menyerah dan ulet tidak pernah hilang dari kamus diri mas tukul. Orang melihat keberhasilannya kini akan tetapi dibalik keberhasilan mas tukul terdapat berbagai halangan serta ujian hidup yang terus bertubi-tubi mendera kehidupan mas tukul hingga akhirnya hidayah itupun datang. 

So bagi temen-temen mungkin ilmu bisa kita ambil dari kehidupan yang dilakukan mas tukul menjadi orang besar hingga kini. Prinsip hidup menjadi modal berharga dan menjadi tameng ketika dihadapkan oleh kesukesesan yang menghampiri. Inspirasiku ketika menikmati malam bersama adam, trias, ucup, sigit dan laptop nico
tempat


No comments:

Powered by Blogger.